Menu

Mitologi Nordik

February 9, 2017 - Mitologi Nordik
Mitologi Nordik

Mitologi Nordik merupakan sebuah kebudayaan yang sangat kaya akan cerita ( legenda ) bersejarah bukan hanya itu juga banyak mengandung puisi-puisi indah dari daerah yang kini disebut Skandinavia dan Jerman. Bisa dikatakan kebudayaan ini merupakan salah satu kebudayaan yang sangat mempesona, banyak orang diabad ini yang mulai menggali kembali legenda ini sebagai literatur sejarah, film sains fiksi atau topik utama dalam sebuah game.

Apa yang dimaksud Nordik Mitologi ?

Nordik Mitologi bisa juga disebut sebagai Jerman Mitologi yang tidak hanya menjadi sebuah mitologi namun juga menjadi agama dan alat religius yang dipraktekkan oleh bangsa Viking yang tinggal di daerah Skandinavia di era Viking.
Dalam beberapa dekade terakhir, cerita dan legenda dari para dewa-dewi Nordik ini telah berkembang secara luas ke seluruh dunia. Bangsa Viking percaya bahwa ada dua jenis Dewa yaitu Aevir dan Vanir namun selain percaya kepada Dewa-Dewi, mereka juga percaya kepada mahluk-mahluk lainnya seperti Giants ( raksasa ), Dwarf dan banyak lainnya.

Dari mana bangsa Viking ini Berasal ?

Bangsa Viking datang dari bangsa-bangsa yang kini dikenal dengan sebutan Skandinavia, Denmark, Swedia dan Norwegia dan mereka dikenal sebagai bangsa petualang sejati dan terkenal sangat ulung di lautan dimana mereka mampu membuat perahu / kapal-kapal besar di zamannya.

Bangsa Viking menandai kehadirannya di seantero Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman dan Ukraina. Bahkan menurut beberapa catatan sejarah mereka juga mencapai Islandia, Kepulauan Faroe dan Greenland bahkan hingga Canada yang kala itu mereka sebut sebagai Vinland.

Viking bukanlah bangsa Barbar

Bangsa Viking belum mengenal adanya kertas dan seluruh hasil tulisan-tulisan mereka dicatatkan di batu, kulit binatang, perhiasan dan di senjata-senjata perang mereka. Cerita dan Kehebatan mereka diceritakan secara turun temurun melalui berbagai cerita rakyat dan puisi. Cerita-cerita rakyat ini dikenal dengan sebutan SAGA.
Cerita-cerita ini telah mulai luntur dari peradaban dan kini mulai mencuat kembali semenjak sejarawan Islandia sekaligus politisi yang bernama Snorri Sturluson mulai mengadakan riset untuk mengumpulkan seluruh cerita bangsa Viking yang dikumpulkan dalam sebuah buku yang bernama The Edda ( 1220 – 1230 )

Musnahnya bangsa Viking tidak lepas dari pengaruh Kristiani dan anggapan dunia termasuk media untuk bangsa Viking ini mungkin tidak sepenuhnya benar. Bangsa Viking sejatinya sangat jauh dari cerita kekejaman dan haus darah seperti yang digambarkan di film-film. Mereka tidak hanya menghasilkan para satria-satria pertempuran namun juga petani, pedagang dan seniman keseluruh dunia. Mereka sangat kreatif dan mampu pula membuat kesenian yang indah. Dan yang paling penting adalah mereka mampu menghasilkan teknologi perkapalan yang jauh lebih maju dibandingkan bangsa-bangsa lain pada masa itu.

Kelahiran Legenda Nordik

Mitologi Nordik bukan hanya sebagai mitologi namun juga menjadi agama dan kepercayaan pada bangsa Viking. Nama agama atau kepercayaan ini juga telah mengalami berbagai perubahan sehingga tidak heran banyak orang mulai kabur dalam menyebutkannya.
Di Islandia orang-orang menyebutnya sebagai Asatru, di Denmark mereka mengenalnya sebagai Asatru atau Vanatru. Bahkan di beberapa negara penulis pernah mendengar beberapa kalangan menyebutnya sebagai Odinism, yang menurut saya sangat tidak tepat. Odinism terdengar seperti hanya menyembah satu Tuhan / Dewa padahal Asatru tidaklah demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *